Selasa, 20 November 2012

Angka 7 adalah angka yang istimewa :
- Dunia diciptakan dalam 7 hari
- Langit diciptakan berlapis 7
- Surga berlapis 7
- Neraka berlapis 7
- Yang mendapat perlindungan di hari kiamat ada 7 golongan
- Surat Al-Fatihah ada  7 ayat
- Macam air suci ada 7
- Lubang yang ada di kepala manusia ada 7
- Thowaf 7 kali, sai 7 kali
- dll

Isi Alqur'an Ada 7s intinya, yaitu
1. Sahadat
2. Sholawat
3. Sholat
4. Shiyam Romadhon
5. Sholihin (berkumpul dengan orang sholeh)
6. Shodaqoh
7. Sabar

- Sholawat Allah SWT kepada nabi Muhammad sebagai rasa cinta
- Sholawat Malaikat sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad
- Manusia Sholawat dilakukan untuk berharap syafaat.

Masuk Islam supaya disayang nabi Muhammad, jika disayang nabi maka akan disenangi Allah SWT
Caranya dengan mendirikan Sholat

Cintailah Nabi Muhammad karena :
1. Nama Nabi Muhammad diangkat Allah SWT, wa rofakna laka dzikrok
2. Nabi Muhammad memberi syafaat di hari Kiamat untuk orang yang mendirikan sholat
3. Nabi Muhammad memiliki mu'jizat Al-Qur'an
4. Nabi Muhammad satu-satunnya manusia yang berisro' Mi'roj. dan diijinkan untuk menapakkan kakinya di Sidrotil Muntaha.


Masjid memiliki urutan keunggulan sbb :
1. Masjidil haram
2. Masjidil aqsa
3. Masjidil Nabawi
4. Masjid para wali
5. Masjid rakyat

Sholat ada 5 bentuk intinya :
1. Berdiri artinya taat - lambang syariat
2. Ruku artinya menghormati, dan bersyukur
3. Sujud, mengaku banyak dosa dan minta ampun
4. Duduk, berdoa minta ampun dll
5. Salam artinya baik dengan sesama - lambang hidup bermasyarakat

Manfaat Shodaqoh :
1. Nyenengke Allah
2. Nyenengke tetangga
3. Tolak balak
4. Rejeki tambah

Oleh : KH. Dhuri Ashari


Jumat, 16 November 2012

Amalan Nahdliyin


" Sabda Nabi SAW : "Semua bid'ah adalah sesat", para ulama' Ahlussunnah wal jama'ah berpandangan bahwa hadis tersebut adalah kata-kata umum yang harus dibatasi jangkauannya. dalam hal ini Al-Imam Al-Nawawi menyatakan :

"Sabda Nabi SAW "semua bid'ah adalah sesat", ini adalah kata-kata umum yang dibatasi jangkauannya. Maksud "semua bid'ah adalah sesat", adalah sebagian besar bid'ah itu sesat, bukan seluruhnya." (Syarh Shahih Muslim, 6/154).

Tahlilan dan Haul

Di kalangan masyarakat kita ada tradisi, ketika ada orang meninggal, maka pihak keluarga mengadakan selamatan selama 7 hari, yang dihadiri para tetangga, kerabat dan undangan dengan ritual bacaan tahlilan yang pahalanya dihadiahkan kepada orang yang meninggal itu. Selamatan tersebut dilakukan pula pada ke -40, 100, dan 1000 harinya. Lalu diadakan setiap tahunnya yang diistilahkan dengan haul. Berkaitan dengan tradisi selamatan selama 7 hari, ada atsar (riwayat) dari ulama salaf berikut ini :

Dari Sufyan, berkata : “ Imam Thawus berkata :” Sesungguhnya orang yang meninggal akan diuji di dalam kubur selama tujuh hari, oleh karena itu mereka (kaum salaf) menganjurkan bersedekah makanan untuk keluarga yang meninggal selama tujuh hari tersebut” (HR. Ahmad)

Adapun tentang penentuan hari ke -40,100,1000 dan tahunan, maka Syaikh Nawawi al-Bantani menerangkan demikian :

“ Bersedekah untuk mayit dengan cara yang syar’i adalah disarankan dan tidak dibatasi di hari ketujuh atau lebih atau sedikit. Pembatasan sedekah itu di beberapa hari adalah semata adat istiadat saja sebagaimana difatwakan oleh sayyid Ahmad Dahlan. Hal itu telah menjadi kebiasaan orang-orang dengan bersedekah untuk mayit di hari ketiga setelah kematiannya, di hari ketujuh, di hari keduapuluh, di hari keempat puluh, di hari keseratus, dan setelah itu dilaksanakan setahun sekali tiap hari wafatnya seperti diterangkan oleh guru kami Syaikh Yusuf al-Sunbulawi”. (Al-Nawawi al-Bantani : Nihayat al-Zain : 281).

Karena penentuan hari itu hanya adat istiadat belaka yang tidak didasari keyakinan ibadah, maka tentu sedekah-sedekah untuk mayit pada hari-hari tersebut tidak termasuk dalam cakupan bid’ah. Kalaupun dikategorikan bid’ah karena unsur kebaruannya, maka termasuk bid’ah yang baik. Adapun rangkaian bacaan ayat Al-Qur’an, Shalawat, Tasbih, Takbir, Tahlil, dan dzikir yang disertai doa, maka hal itu jelas merupakan Sunnah Rasulullah SAW yang dianjurkan kapan pun dan dimanapun. Tidak ada alasan bagi siapapun untuk membatasi keberlakuan sunnah-sunnah Rasulullah SAW tersebut di saat-saat tertentu, misalnya dengan melarangnya dilakukan setelah kematian seseorang.

Beberapa orang mempermasalahkan jamuan makan kepada para pentakziyah yang biasa diberikan oleh pihak keluarga. Sebenarnya, hal ini tidak tepat untuk dipermasalahkan karena memberikan jamuan makan termasuk sedekah. Tradisi ini sesuai dengan atsar dari ulama salaf di atas. Lebih khusus, tradisi menjamu pentakziyah ini sesuai dengan hadits mauquf dari Sayyidina Umar RA berikut :

Al-ahnaf bin Qais berkata : “ aku pernah mendengan Umar RA berkata : “Apabila seseorang dari suku Quraisy memasuki satu pintu, pasti orang lain akan mengikutinya. “ Aku tidak mengerti maksud perkataan ini, sampai akhirnya Umar RA ditikam, lalu beliau berwasiat agar Shuhaib yang menjadi imam shalat selama tiga hari dan agar menyuguhkan makanan pada orang-orang yang takziyah. Setelah orang-orang pulang dari mengantarkan jenazah Umar RA, ternyata hidangan makanan telah disiapkan, tetapi mereka tidak jadi makan, karena duka cita yang telah menyelimuti mereka.” (HR. Ahmad bin Mani’ dalam Musnad dan Ibnu Hajar dalam Mathalib al-‘Aliyah).

Rabu, 31 Oktober 2012


Astaghfirulloh robbal baroya
astaghfirulloh minal khotoya
robbi zidni ilman naafia
wa wa fiq ni amalan sholiha

duh gusti Allah
nyuwun ngapuro
sekatahipun duso kawulo
lan dusanipun muslimin sedoyo
lan dusanipun mukminin sedoyo
utaminipun tiang sepah kulo

----------------------------
ya rosulalloh salamun alaik
ya rofi asa ni wa daroji
atfatayaji rottal alami
ya uhai laljudi wal karomi

sopo sing seneng dzikir lan ngaji
moko uripe bakale aji
ono ndunyane kecukupan rizki
nang akhirate disayang ilahi
mlebu nang suwargo bareng kanjeng nabi

ibadah sholat cagake agomo
sing diwajibno dining gusti Allah
kanggo kito poro manungso
sing gelem gelem nglakoni
uripe mulyo
ing akhirate mlebu nang suwargo
----------------------------
siapa yang cinta pada nabinya
siapa yang takdim pada rosulnya
pasti dibela di akhiratnya
mudah hidupnya lancar rizkinya
lunas hutangnya

-------------------------------
sholli wa sallim da iman al alhmada
wal ali wal ashabi man qod wahada

wong kang seneng nabi mesti disayangi
urip lan dunyane mesti dirohmati
kabeh kebutuhane bakal dicukupi
sok ing akhirate mesti disyafaati

wong kang seneng ngaji ilmune ditambahi
panjang umur ugo pinaringan rizki
akeh dulur sarto ganjaran diloberi
dunyo akhirate angsal ridho ilahi

muslimin muslimat monggo sami taubat
pados ilmu kang manfaat
kangge sangu ing akhirat
supoyo uripe tansah angsal nikmat

moco Qur'an ojo lali
moco sholawat ditambahi
istighfare rino wengi
isnyaallah iso mukti
ndunyo akhirate angsal ridho ilahi
--------------------------------
rambute wes putih
tondo arepe muleh
mripate wes bawur
wes cedak alam kubur
pipine wes kendor
bakal mujur ngalor
untune wes ompong
pancen wayah digotong

loro gak iso tangi
tondo arepe mati
untune wes entek
alamat kate ....
kulite wes udar
diluk engkas ....
ngomong wis ora ceto
alamat kate ...

warga tanjung rejo
podo apik atine
saben dinane
ora nglalek ake
anggone ibadah
marang pangerane
mugo mugo kabeh akeh rejekine
iso lungo haji sak anak putune
 ---------------------------
(by : K.H. Anwar Zahid)

Senin, 08 Oktober 2012

"Biarlah menjadi orang kaya asalkan bahagia"

K.H. Anwar Zahid - Bojonegoro

- Orang yang sholeh adalah orang yang hubungan dengan Allah SWT bagus, hubungan dengan manusia juga bagus.

Taqwa ada 3 macam :
1. Taqwa sebagai potensi (bisa dimunculkan dan ditingkatkan lagi)
2. Taqwa sebagai prosesi (diimplementasikan dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT)
3. Taqwa sebagai prestasi (Kemuliaan di sisi Allah SWT)

Doa adalah inti ibadah, doa manusia tidak semua dikabulkan karena :
1. Untuk menampakkan sifat penghambaan manusia kepada Allah SWT. la haula wa la quwwata illa billah
2. Supaya manusia mau berdoa. jika semua keinginan manusia (tanpa berdoa) langsung dituruti maka manusia tidak mau berdoa.
3. Untuk diambil hikmahnya. Jika berhasil tidak sombong, dan jika gagal tidak putus asa.

Beribadah ada beberapa tingkatan :
1. Ibadah dianggap beban
2. Ibadah semata-mata untuk menggugurkan kewajiban
3. Ibadah dianggap suatu kebutuhan
4. Ibadah merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT
5. Ibadah karena cinta kepada Allah SWT

Cara menjaga kerukunan :
1. Jangan merasa paling penting, karena semua orang penting. tumbuhkanlah rasa terimakasih antar sesama
2. Jangan merasa paling baik.

Sifat jelek yang melekat pada manusia :
1. Khusnu dzon dengan diri sendiri, merasa diri sendiri sudah baik
2. Tawar (maklum) dengan jeleknya sendiri, tetapi tidak tawar (tidak maklum) dengan jeleknya orang lain
3. Jika diberitahukan apa adanya (kejelekan) tentang dirinya maka merasa marah. meskipun itu benar.
4. Semakin tinggi pangkat, semakin kaya, semakin pintar maka akan semakin pula sulit dikasih tahu tentang kebenaran.

Dunia dan seisinya dilaknati Allah SWT kecuali :
1. Orang yang dzikrulloh
2. Aliman wa mutaaliman


Manusia ada 4 macam :
1. Orang baik tetapi merasa tidak baik
2. Orang baik dan merasa dirinya baik (sehingga tidak mau lebih baik)
3. Orang jelek dan merasa dirinya jelek (ada peluang menjadi orang baik)
4. Orang jelek tetapi merasa dirinya baik

"Iqro' bismirobbika" bermakna Fikir (hablum minannas) dan Dzikir (Hablum minalloh)

3 Ibadah yang ketika ditimbang lebih berat sayap nyamuk :
1. Sholat yang tidak khudu' (dhohir) dan tidak khusyuk (batin)
2. Dzikir tapi lupa hatinya
3. Sholawat tidak niat dan tidak menunjukkan hormat

Majlis ta'lim & majlis dzikir adalah tempat yang paling dicintai Allah SWT, Malaikat, Nabi dan Rosul
Yang mendapat pahala dari majlis ilmu ada 4:
1. Aliman (yang mengajar)
2. Mutaaliman (yang niat belajar)
3. Mustami'an (yang mendengarkan dengan sungguh2)
4. Senang dengan majlis ta'lim

Orang yang pantas dihormati :
1. Pemimpin yang adil
2. Pekerja keras tetapi ingat kewajiban ibadah
3. Alim yang mengamalkan ilmunya.

Untuk bisa selamat dari setan ada 2 :
1. Ikhlas
2. Dzikrulloh (ingat Allah SWT)

Orang yang dzikir seperti orang yang hidup, sedangkan orang yang tidak dzikir  seperti orang yang mati

- Yang dibangun Nabi Muhammad SAW di madinah yang pertama adalah Masjid kemudian lembaga pendidikan
- Barokah madinah 2 kalinya makkah karena madinah simbol ilmu pengetahuan sedangkan makkah simbol ibadah

Di Indonesia ada 3 macam tradisi :
1. Tradisi adat
2. Tradisi barat (modern)
3. Tradisi Nabi Muhammad (Islam)

Allah SWT mengurungkan niatnya untuk menghancurkan bumi dan isinya karena 2 hal :
1. Adanya masjid
2. Adanya orang yang masih mau beristighfar di malam hari

Orang kaya bisa masuk surga bila :
1. Mau bersyukur
2. Mau Beribadah
3. Loman (bermurah hati)
Orang fakir juga bisa masuk surga bila :
1. Mau bersabar
2. Mau beribadah

Mati tidak ditentukan oleh :
1. Takut/berani
2. Rencana manusia (tidak bisa direncanakan oleh manusia)

3 ciri mati khusnul khotimah:
1. Matanya ngiluh
2. Dahinya mengeringat
3. Tersenyum

3 ciri mati su'ul khotimah :
1. Di sekujur tubuh ada bercak merah seperti bekas dicambuk
2. Mulutnya muruh2 (terbuka)
3. Matanya seperti mau keluar
4. Lidahnya keluar

Ketika Nabi Muhammad SAW isro' mi'roj. ada 2 kelompok terbesar di neraka :
1. Orang yang kaya yang kikir
2. Perempuan yang :
    - tidak bisa menjaga mulutnya
    - suka pamer (harta dan kecantikannya)
    - suka menyakiti hati suaminya

4 macam anak
1. Pintar mencari pahala dan sempat mencari bayaran
2. Pintar mencari pahala, tidak sempat mencari bayaran
3. Pintar mencari bayaran, tidak sempat mencari pahala
4. Tidak pintar mencari pahala dan tidak sempat mencari bayaran

Kehidupan berkeluarga ada 4 macam :
1. Seperti keluarga Nabi Muhammad SAW (Keluarga idaman)
2. Seperti keluarga Nabi Nuh dan Nabi Luth (memiliki istri yang durhaka kepada suami dan Allah SWT)
3. Seperti keluarga Fir'aun (memiliki istri yang sholekhah, sedangkan ia(fir'aun) durhaka kepada Allah SWT)
4. Seperti keluarga Abu Lahab (istri dan suami yang durhaka kepada Allah SWT dan rasul-Nya)

- Jangan hanya menilai orang lain dari kekayaan hartanya/jabatannya

-Anak Sholeh dibentuk dari 3 faktor
1. Keturunan/Orang tua (Paling penting)
2. Pendidikan
3. Lingkungan
- Anak Sholeh bisa dinikmati setiap saat

- Amal anak akan disuguhkan kepada orang tua yang ada di alam barzah

- Shodaqoh bisa menolak balak, bisa menjadikan anak sholeh (karena anak durhaka adalah juga balak)
- Shodaqoh seperti membuang cacing untuk memperoleh ikan
- Harta dunia dimiliki 3 tempat :
1. Dimiliki manusia secara resmi yaitu harta yang dishodaqohkan
2. Dimiliki oleh ahli waris yaitu harta yang dikumpulkan selama hidup kita
3. Dimiliki WC yaitu harta yang kita makan

Yang diwariskan kepada anak adalah :
1. Diberi ilmu
2. Diberi Akhlak
3. Didoakan yang baik

- Doa yang diterima adalah doa orang yang hatinya sambung kepada Allah SWT.
- Cukup adalah ketika menerima nikmat bersyukur, ketika menerima ujian bersabar
- Mari bekerjasama dalam hal yang sepakat, dan saling menghargai dalam hal yang tidak sepakat
- Umur yang baik adalah umur panjang dan bagus amalnya
- Apa yang dilakukan rumusnya "Ini kalau menurut cara Nabi Muhammad bagaimana?" supaya tahu caranya = ngaji..
- Seorang istri harus patuh pada suami sepanjang suaminya benar, dan suami wajib bertanggung jawab atas istrinya.

- Selalu menerima takdir Allah SWT
- Siapa yang tawakkal akan dicukupi oleh Allah SWT.

Lir-ilir, lir - ilir
tandure wong sumilir
kang ijo royo-royo
tak sengguh kemanten anyar

cah angon-cah angon
penekno blimbing kuwi
lunyu-lunyu penekno
kanggo mbasuh dodot iro

dodot iro-dodot iro
kumitir bedah ing pinggir
dondomono, djlumatono
kanggo sebo mengko sore

mumpung padang rembulane
mumpung jembar kalangane
sun surak o
surak hayo....

..................................................
sluku-sluku bathok
bathok e ela elo
si romo menyang solo
oleh-olehe payung montho

tak jentit lo lo bah
wong mati ora obah
yen obah medeni bocah
yen urip goleko duit

sir-sir pong udele bodhong

.................
Ojo kalah karo tawon
Ojo kalah karo kodok
Yusabbihu ma fi samawati wa ma fil ardi.
.......................






Kamis, 09 Agustus 2012

21 Manfaat Shalawat Nabi bagi Para Pembacanya Berdasarkan Hadits-hadits Nabi Muhammad Saw

faedah keutamaan shalawat 
Jangan remehkan bacaan Shalawt atas Nabi Muhammad saw, juga jangan meremehkan atau menghina para pembaca Shalawat di majelis-majelis ta’lim atau di mana pun. Cobalah perhatikan dan cobalah pelajari sejumlah hadits-hadits yang menjelaskan keutamaan-keutamaan dan manfat-manfaat membaca shalawat. Dari hadits-hadits dan penjelasan para Ulama akan dapat kita ambil pengertian dan pemahaman betapa besar manfaat membaca shalawat bagi para pembacanya itu sendiri.
Maka berdasar kepada hadits-hadits Nabi dan penjelasan para Ulama dapat kita simpulkan bahwa manfaat bershalawat adalah sebagai berikut:
1. Pembaca shalawat Nabi memperoleh limpahan rahmat dan kebaikan dari Allah SWT.
2. Pembaca shalawat Nabi diangkat ( ditinggikan ) derajatnya dan dihapuskan dosa-dosa kejahatan dan kesalahannya.
3. Pembaca shalawat Nabi memperoleh pengakuan kesempurnaan iman, jika membacanya 100 ( seratus ) kali.
4. Membaca shalawat Nabi dapat menjauhkan kerugian, penyesalan, dan dimasukan ke dalam golongan orang-orang yang shaleh.
5. Membaca shalawt Nabi berarti mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.( Taqarrub ilallah).
6. Membaca shalawat Nabi akan memperoleh pahala seperti pahala memerdekakan budak ( hamba sahaya ).
7. Dengan banyak-banyak membaca shalawat dapat memperoleh Syafa’at di hari kiamat.
8. Banyak membaca shalawat Nabi akan memperoleh penyertaan dari Malaikat Rahman.
9. Banyak membaca shalat Nabi berarti menjalin komunikasi yang akrab dengan Nabi, sebab jika seseorang bershalawat dan mengucapkan salam kepada Nabi, maka shalawat dan salamnya itu akan disampaikan oleh Malaikat kepada Nabi.
10. Dengan banyak membaca Shalawat Nabi bisa membuka kesempatan untuk bertemu dengan Nabi, berdasar keterangan para Ulama.
11. Membaca Shalawt Nabi dapat menghilangkan kesusahan, kegundahan dan kebingungan, serta melapangkan rizqi.
12. Pembaca Shalawat Nabi akan dilapangkan dada ketika menghadapi berbagai masalah. Hal ini jika seseorang membaca shalawat 100 ( seratus ) kali secara mudawamah.
13. Dengan banyak membaca shalawat Nabi akan dapat menghapuskan dosa. Hal ini jika seseorang membiasakannya membaca tiga kali setiap hari pada setiap ba’da shalat wajib, karena dengan membaca shalawat akan mendapatkan 10 pahala kebaikan, dan inilah yang akan menghapuskan dosa-dosa kita.
14. Membaca shalawat Nabi dapat menggantikan shadaqah bagi orang yang tidak sanggup bershadaqah.
15. Membaca shalawat Nabi sebanyak-banyaknya dapat melipatgandakan pahala yang diperoleh. Umat Islam biasanya  memperbanyak membaca shalawat di hari Jum’at. Di kampung-kampung mereka mengadakan pembacaan maulid Barzanji sebagai trik mudah agar bisa bershalawat sebanyak-banyaknya di malam Jum’at.
16. Dengan banyak membaca Shalawt Nabi bisa mendekatkan kedudukan kepada Rasulullah di hari qiamat.
17. Shalawat Nabi menjadikan sebab do’a diterima oleh Allah.
18. banyak-banyak membaca shalawat Nabi ketika di dunia dapat membebaskan diri dari kebingungan di hari kiamat. Sebaliknya apabila seseorang pelit membaca shalawat kepada Nabi, maka ia akan menghadapi kebingungan dan ketakutan dalam mahkamah di padang Mahsyar.
19. Membaca shalawat Nabi berarti memenuhi satu hak Nabi, atau menunaikan satu tugas ibadah yang diperintahkan atas ummatnya. Apabila seseorang tidak mau bershalawat, ia berarti enggan memenuhi hak Nabi yang telah diperintahkan oleh Allah Swt.
20. Banyak membaca shalawat Nabi adalah indikator seseorang mencintai Nabi Muhammad.
21. Membaca shalawat Nabi bisa menjadi sebab dikabulkan segala kebutuhannya.

http://www.islam-institute.com/21-manfaat-shalawat-bagi-para-pembacanya-berdasarkan-hadits-hadits-nabi.html
Tidak ada kepastian mengenai kapan datangnya Lailatul Qadar, suatu malam yang dikisahkan dalam Al-Qur’an "lebih baik dari seribu bulan". Ada Hadits yang diriwayatkan Abu Dawud, meyebutkan bahwa Nabi pernah ditanya tentang Lailatul Qadar. Beliau menjawab: “Lailatul Qadar ada pada setiap bulan Ramadhan." (HR Abu Dawud).

Namun menurut hadits lainnya yang diriwayatkan Aisyah, Nabi Muhammad SAW memerintahkan:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Carilah Lailatul Qadar itu pada tanggal gasal dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan.
(HR. Bukhari)

Menurut pendapat yang lain, Lailatul Qadal itu terjadi pada 17 Ramadhan, 21 Ramadhan, 24 Ramadhan, tanggal gasal pada 10 akhir Ramadhan dan lain-lain.

Diantara hikmah tidak diberitahukannya tanggal yang pasti tentang Lailatul Qadar adalah untuk memotivasi umat agar terus beribadah, mencari rahmat dan ridha Allah kapan saja dan dimana saja, tanpa harus terpaku pada satu hari saja.

Jika malam Lailatul Qadar ini diberitahukan tanggal kepastiannya, maka orang akan beribadah sebanyak-banyaknya hanya pada tanggal tersebut dan tidak giat lagi beribadah ketika tanggal tersebut sudah lewat.

Umat Islam hanya ditunjukkan tanda-tanda kehadirannya. Di antara tanda-tanda datangnya Lailatul Qadar adalah:

1. Pada hari itu matahari bersinar tidak terlalu panas dengan cuaca sangat sejuk, sebagaimana hadits riwayat Imam Muslim.

2. Pada malam harinya langit nampak bersih, tidak nampak awan sedikit pun, suasana tenang dan sunyi, tidak dingin dan tidak panas. Hal ini berdasarkan riwayat, Imam Ahmad.

Dalam Mu'jam at- Thabari al-Kabir disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Malam Lailatul Qadar itu langit bersih, udara tidak dingin atau panas, langit tidak berawan, tidak ada hujan, bintang tidak nampak dan pada siang harinya matahari bersinar tidak begitu panas."

Amalan-amalan untuk Mendapatkan Laiatul Qadar

Para ulama kita mengajarkan, agar mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar, maka hendaknya kita memperbanyak ibadah selama bulan Ramadhan, diantaranya:

1. Senantiasa shalat fardhu lima waktu berjama'ah.
2. Mendirikan shalat malam atau qiyamul lail (shalat tarawih, tahajud, dll)
3. Membaca Al-Qur'an sebanyak-banyaknya dengan tartil.
4. Memperbanyak dzikir, istighfar dan berdoa.
5. Memperbanyak membaca:

اَللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنَّا

Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Dzat yang Maha Pemurah.


KH A. Nuril Huda
Ketua PP Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)
http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,10-id,13854-lang,id-c,ubudiyah-t,Kapan+Lailatul+Qadar+-.phpx

Selasa, 07 Februari 2012

Ingatlah saudaraku

Orang yang mendapat perlindungan di hari kiamat :
1. Pemimpin yang adil
2. Orang muda yang tekun beribadah
3. Seseorang yang hatinya terpaut ke masjid
4. Bertemu karena Allah SWT dan berpisah karena Allah SWT
5. Seseorang yang mengingat Allah SWT di waktu malam sampai mengalir air matanya
6. Seorang lak-laki yang dibujuk perempuan bermaksiat tapi ia menolaknya
7. Bersedekah dengan Ikhlas sehingga orang lain tidak tahu

4 ciri orang bahagia
1. Orang yang dalam urusan materi pandangannya diarahkan di bawah sehingga ia bersyukur
2. Orang yang dalam urusan akhirat melihat ke atas, sehingga terpacu untuk berlomba dalam kebaikan
3. Orang yang berbuat baik kemudian melupakan perbuatan baiknya karena dilakukan dengan ikhlas
4. Orang yang selalu ingat kesalahan yang dia lakukan kemudian bertaubat

Ilmu vs harta :
1. Dengan ilmu bisa menambah harta, dengan harta belum tentu ilmu tambah
2. Jika ilmu diberikan maka ilmunya akan tambah makin mantap, jika harta diberikan maka berkurang
3. Ilmu bisa menjaga kita, tetapi kita yang harus menjaga harta

Tentang dosa
- tidak ada dosa kecil kalau dilakukan terus-terusan
- tidak ada dosa besar kalau digempur dengan istighfar

Golongan Setan
1. Hakim yang curang
2. Orang kaya yang sombong
3. Pedagang yang khianat
4. Pemabuk
5. Tukang Fitnah
6. Riya
7. Pemakan harga anak yatim
8. Orang yang mengentengkan sholat
9. Orang yang enggan mengeluarkan zakat
10.Orang yang panjang angan-angan

Cara mengatasi godaan setan:
1. Dzikrullah
2. Jangan mendekati tempat maksiat
3. Berpuasa
4. Ingatlah bahwa setan mencari teman di neraka

Pendapat Imam Ghozali masalah penyakit hati:
1. Penyakit hati, orang lain lebih tahu, obatnya agama dan orang itu sendiri, beresiko di dunia dan akhirat
2. Penyakit dhohir, kita lebih tahu, banyak obatnya, resiko cuma di dunia

Syair Abu Nawas


Ilahi, Lastu Lil Firdausi Ahla..
الهي لست للفردوس اهلا * ولا اقوى على نار الجحيم

Wahai Tuhanku, sungguh sangat tak layak untukku ada di surgaMu, mengingat keadaanku yang penuh dan berlumur dosa, sedangkan surgaMu hanya dimasuki oleh orang-orang yang sepi akan dosa, yaitu orang-orang yang suci. Namun sungguhpun demikian, tidaklah pula aku sanggup jika ku harus memasuki nerakaMu, Tuhan. Aku tak kan pernah sanggup sungguhpun aku berada dalam kubangan sumur dosa..

فهب لي توبة واغفر ذنوبي * فإنك غافر الذنب العظيم
ذنوبي مثل اعداد الرمال * فهب لي توبة يا ذا الجلال
وعمري ناقص فى كل يوم * وذنبي زائد كيف احتمالي

Berikan aku taubat, Tuhanku. Dan ampunilah segala dosa-dosaku yang teramat sangat banyak, yang bagaikan butiran pepasir di dunia ini. Bahkan dalam sisa umurku yang semakin hari semakin berkurang, dosa-dosaku tak kunjung menipis tapi justru semakin bertambah banyak, hingga tak terperi. Jika ku nyatakan diriku untuk bertaubat dan memohon ampunan tapi aku tetap berbuat ma'shiyat menyandang dosa, maka aku tak lebih dari seorang pembohong yang banyak bicara. Tindakan dan ucapanku sama sekali tidak cocok. Karena itu, Tuhanku.. Ku minta padaMu untuk selalu memberiku taubat dan memberiku ampunan atas sekian banyaknya dosaku, meskipun aku tetap melakukan perbuatan dosa itu dan belum bisa menghentikannya. Karena ku tahu, Tuhanku, sesungguhnya Engkaulah Dzat Pemilik Keagungan lagi Maha Pengampun dosa-dosa besar hambaMu..

الهي عبدك العاصى اتاك * مقرا بالذنوب و قد دعاك
فإن تغفر فأنت لذاك اهل * و ان تطرد فمن يرجو سواك

Wahai Tuhanku, hamba yang bersimbah dosa datang bersimpuh kepadaMu, mengakui atas segala dosa-dosanya dan menyeru.. Jika sudi kiranya Engkau memberikan ampunan, maka memang Engkaulah yang layak akan hal itu, Tuhan. Namun jika Engkau menolaknya, maka siapalah lagi harapannya selainMu? Pada siapa lagi ia harus meminta ampunan jika tidak KepadaMu..?